Pada awalnya SSH dikembangkan oleh Tatu Yl nen di Helsinki University of Technology.
SSH memberikan alternatif yang secure terhadap remote session tradisional dan file transfer
protocol seperti telnet dan relogin.Protokol SSH mendukung otentikasi terhadap remote host, yang
dengan demikian meminimalkan ancaman pemalsuan identitas client lewat IP address spoofing
maupun manipulasi DNS. Selain itu SSH mendukung beberapa protocol enkripsi secret key untuk
membantu memastikan privacy dari keseluruhan komunikasi, yang dimulai dengan
username/password awal.
Algoritma enkripsi yang didukung oleh SSH di antaranya TripleDES(Pengembangan dari
DES oleh IBM), BlowFish (BRUCE SCHNEIER), IDEA (The International Data Encryption
Algorithm), dan RSA (The Rivest-Shamir-Adelman). Dengan berbagai metode enkripsi yang
didukung oleh SSH, Algoritma yang digunakan dapat diganti secara cepat jika salah satu algoritma
yang diterapkan mengalami gangguan. SSH menyediakan suatu virtual private connection pada
application layer, mencakup interactive logon protocol (ssh dan sshd) serta fasilitas untuk secure
transfer file (scd). Setelah meng-instal SSH, sangat dianjurkan untuk mendisable telnet dan rlogin.
Implementasi SSH pada linux diantaranya adalah OpenSSH. SSH merupakan paket program yang
digunakan sebagai pengganti yang aman untuk rlogin, rsh dan rcp.
serbaguna yang dirancang untuk melakukan banyak hal, yang kebanyakan berupa penciptaan
tunnel antar host. Dua hal penting SSH adalah console login (menggantikan telnet) dan secure
filetransfer (menggantikan FTP), tetapi dengan SSH anda juga memperoleh kemampuan
membentuk source tunnel untuk melewatkan HTTP,FTP,POP3, dan apapun lainnya melalui SSH
tunel.
SSH menggunakan metode public-key cryptography untuk mengenkripsi komunikasi
antara dua host, demikian pula untuk autentikasi pemakai. Dengan metode ini, kita akan
memerlukan 2 buah kunci berbeda yang digunakan baik untuk melakukan enkripsi dan dekripsi.
Dua buah kunci tersebut masing-masing disebut public key (dipublikasikan ke publik/orang lain)
dan private key (dirahasiakan/hanya pemiliknya yang tahu). Masing-masing kunci di atas dapat
digunakan untuk melakukan enkripsi dan dekripsi.
SSH dapat digunakan untuk login secara aman ke remote host atau menyalin data antar
host, sementara mencegah man-in-themiddle attacks (pembajakan sesi) dan DNS spoofing atau
dapat dikatakan Secure Shell adalah program yang melakukan loging terhadap komputer lain
dalam jaringan, mengeksekusi perintah lewat mesin secara remote, dan memindahkan file dari
satu mesin ke mesin lainnya. SSH merupakan produk serbaguna yang dirancang untuk
melakukan banyak hal, yang kebanyakan berupa penciptaan tunnel antar host.





ini teknik engripsi yah ?
BalasHapus